Memilih untuk lebih aktif ngurusin blog ketimbang ngurus diri sendiri (4l4y mode on) kadang membuat letih di badan menjadi-jadi. Orang lain pedas mencibir atau bahkan sama sekali tak menghargai kerja keras yang selama ini saya lakukan. Saya pun kadang punya tanda tanya besar, kenapa saya lebih pilih eksis nge-blog ketimbang nimbrung di jejaring sosial yang lebih menjanjikan di masa depan? Masak iya begitu?
Allah memberikan jawaban, “Siapa yang mengerjakan kebaikan sebesar biji ‘dzarrah’, niscaya ia akan melihat balasannya.” (QS. Al-Zalzalah [99]: 7)
Mungkin pertanyaan selanjutnya, “Loh, emang jejaring sosial nggak bisa memberikan kebaikan?”
Saya mulai menyadari kekuatan kata-kata. Bukankah kita mempercayai sesuatu lewat kata-kata yang kita baca atau kita dengar? Bukankah kita terinspirasi dan terlecut untuk bertindak juga melalui sejumlah rangkaian kata tersebut? Menjadi aneh ketika kata-kata kita sendiri tak mampu menyadarkan dan menggerakkan diri kita sendiri. Hal tersebut bisa terjadi karena kata yang terucap lebih sering tentang segala sesuatu di luar diri kita misal uang, bonus, investasi, jabatan, dan lainnya. Ini banyak terjadi dalam arus informasi di jejaring sosial.
Kata yang kita gunakan dalam tulisan sebagian tidak kita gunakan untuk menyadarkan diri kita. Do’a misalnya, jarang sekali kita menyerap maknanya secara tenang dan mendalam. Padahal ia mengandung penyadaran akan kehidupan yang harus dijalani dengan syukur dan pengabdian kepada Tuhan Yang Mahaesa. Jadi mau pasang status berapa banyak pun, jarang sekali kata-kata itu diarahkan untuk memotivasi kita sendiri untuk bekerja, melainkan untuk mendapat perhatian orang lain.
Dari menulis blog inilah kemudian saya belajar untuk berkomunikasi dengan diri saya sendiri. Tak peduli seberapa banyak komentar yang akan mampir karena semua yang saya tulis terutama adalah untuk memotivasi diri saya sendiri. Sebagai media penggerak perubahan diri, pendorong untuk lebih bersyukur mengabdi kepada-Nya dengan cara menebar sebanyak mungkin kebaikan di muka bumi. Penyemangat untuk mendatangkan sesuatu yang lebih beragam manfaatnya untuk sesama dengan ridho-Nya.
“Kebajikan itu bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan ke barat, tetapi kebajikan itu ialah (kebajikan) orang yang beriman kepada Allah, hari akhir, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi, dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabat, anak yatim, orang-orang miskin, orang-orang yang dalam perjalanan (musafir), peminta-minta, dan untuk memerdekakan hamba sahaya yang melaksanakan sholat dan menunaikan zakat, orang-orang yang menepati janji apabila ia berjanji, dan orang yang sabar dalam kemelaratan, penderitaan, dan pada masa peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar dan orang-orang yang bertaqwa. (Al Baqarah 177)
Berteriak-teriak suara sumbang dalam hati,
“Terus mau sampai kapan jadi blogger?”
“Nge-blog wae, opo gunane? Ora ngasilke?”
“Nggak keturutan ya jadi penulis buku, makanya nyasar jadi blogger?”
“Ehm… kata siapa? Raditya Dika buktinya,” bantah saya pada suara sengak itu. (maaf y kak Radit, saya culik namanya, hehe)
Dan Allah menegaskan, Dan katakanlah, “Bekerjalah kamu, maka Allah akan melihat pekerjaanmu, begitu juga Rosul dan orang-orang mukmin, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.” (QS. At-Taubah 105)
Nge-blog ada manfaatnya ya?
Dengan segala kemajuan di bidang teknologi informasi dan komunikasi yang bergitu menakjubkan ledakan pertumbuhan serta distribusi ilmu pengatahuan ke tengah warga dunia saat ini, menuntut siapapun untuk bisa memperluas dan memperbanyak daya tampung ilmu yang kita kuasai.
Nge-blog menyebabkan saya jadi gemar membaca, baik itu blog saya sendiri dengan tujuan untuk memunculkan room roman dalam ingatan saya, maupun punya orang lain untuk menambah pengetahuan baru yang sifatnya lebih spesifik. Membaca akan membuat kita semakin dapat melayani karena punya daya serap besar terhadap suatu ilmu. Kita mendapatkan banyak pengetahuan berbagai keahlian yang selama ini belum kita kuasai dan memahami berbagai tipe kepribadian orang dengan tulisan.
Dari nge-blog pula kita bisa menemukan kepingan keberhasilan di masa lalu. Secuil apapun pengalaman dan keberhasilan itu akan bisa membuat diri kita lebih termotivasi apalagi kalau pribadi kita sudah menjadi jauh lebih baik dari sebelumnya.
Selain itu, nge-blog bisa membantu meregenerasi sel-sel otak yang tertidur karena jarang digunakan. Berbeda halnya dengan jejaring sosial yang memberikan candu tersendiri bagi penggunanya. Ini pendapat saya, bagaimana pendapat anda?
Saya sadar sebagai manusia, seiring bertambahnya umur (eling seperempat abad) pastilah tanggung jawab yang saya emban akan semakin besar dan diberikan Tuhan Yang Mahaesa sesuai dengan kapasitas diri. Oleh sebab itu saya harus belajar meningkatkan kapasitas spiritual, emosional intelektual, dan keterampilan operasional, dan itu baru bisa saya lakukan dengan menulis (baca nge-blog).
Dan ketika saya mengaduh, “Aku tak sangguup…”,
Allah menjawab, “AKU tidak membebani seseorang, melainkan sesuai kesanggupan hambaNya.”(QS.Al-Baqarah [2]:286)
Dan saya tetap mengeluh, “Ah… tidak mungkin…,” Allah melalui Al Quran surat Yassin ayat 82 menjawab, “Jika Aku menghendaki, cukup Ku berkata ‘Jadi’, maka jadilah.”
Dan bila saya mulai putus asa dengan ucapan, “Aaah..ini semua sia-sia..”.
“Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang beriman dan berbuat kebajikan, bahwa untuk mereka (disediakan) surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Setiap kali mereka diberi rezeki buah-buahan dari surga…” (Al Baqarah 25), “…mereka kekal di dalamnya (Al Baqarah 82).
Jadi blogger membuat saya lebih mandiri dalam berpikir, kemudian ide itu saya munculkan dalam bentuk tulisan. Proses menulis adalah sarana belajar untuk beropini. Dikomentari, dicaci, dipuji (*ngarep.com) itu wajar, karena kita memang bukan manusia sempurna. Buktikan sendiri, bahwa dengan cara itu akan dapat memunculkan rasa percaya diri, sehingga akan semakin berkurang ketergantungan kita kepada orang lain. Dan kita pun lebih mudah mengeksekusi sebuah permasalahan untuk menemukan jalan keluar.
Apabila saya mengalami kesedihan hati karena berbagai macam fitnah yang disebar di antara manusia.
Allah dalam Al Quran surat At-Taubah ayat 40 memberitahukan, “La Tahzan, Innallaha Ma’ana.” (Jangan kamu berduka cita sesungguhnya Allah beserta kita).”
Nge-blog juga ada ritualnya loh…
Kita dibentuk oleh Allah SWT dari dua unsur mendasar sekaligus, yaitu material dan spiritual. Kekuatan diri kita sangat dipengaruhi oleh kapasitas spiritual kita. Ke depan, kita akan semakin membutuhkan kemantapan, keyakinan, kesabaran yang semakin berlipat, optimisme yang lebih kokoh, keberanian mengambil resiko terukur yang bertambah baik.
Sehingga menentukan tujuan nge-blog menjadi langkah awal yang sangat penting, karena perjalanan panjang menjadi seorang blogger harus disertai niat yang lurus serta ikhlas mengharap ridho-Nya semata.
Ritual yang harus dilakukan blogger agar tulisannya lebih berisi dapat ditunjang dari kekuatan ruhani karena hal itu akan mengarahkan pikiran kita dalam menerjemahkan letupan ide di dalam otak. NGGAK PERCAYA? Buktikan sendiri.
Berikut ritual yang biasa saya lakukan sebelum nge-blog (kaya mbah dukun aje)
1. Berwudhu kemudian bermunajat kepada-Nya agar diberikan kemudahan dan kelancaran dalam setiap urusan,
“Dan mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan sholat. Dan (shalat) itu sungguh berat kecuali bagi orang-orang yang khusyuk.” (Al Baqarah 45)
2. Tak menggunakan kata kasar, makian, yang sifatnya merendahkan orang lain
“Perkataan yang baik dan pemberian maaf lebih baik daripada sedekah yang diiringi tindakan yang menyakiti. Allah mahakaya, maha penyantun” (Al Baqarah 263).
3. Kalau dari tulisan tersebut kita menjadi terhina, saya kembalikan lagi kepada-Nya
“Dan janganlah kamu (merasa) lemah dan janganlah (pula) bersedih hati, sebab kamu paling tinggi derajatnya) jika kamu orang beriman.” (Ali Imran 139)
4. Dan kalau ide yang saya miliki tak juga bisa dirangkai menjadi sebuah kalimat yang harmoni bunyinya, lalu saya stress
Allah sudah menjawab, “Hanya dengan mengingat-KU, hati akan menjadi tenang.” (QS. Ar-Ro’d [13]: 28).
Semoga bermanfaat. Salam sukses selalu []
Terinspirasi dari :
1. Ustad Ahmad Arqom, Direktur Trustco Surabaya
2. dr Revi Adheriyani
What’s Happening i’m new to this, I stumbled upon this I’ve found It positively helpful and it has helped me out loads. I am hoping to give a contribution & aid different users like its helped me. Good job.
[Reply]
setiap manusia itu tahu solusi dari permasalahannya, terkadang solusi itu masih berupa puzzle yang harus dirangkai, yang tak jarang memerlukan teman atopun tulisan Qta sendiri untuk merangkainya…
al baqarah 289 ^_^
tetap menulis .. selamat ya dek… ^_^
[Reply]
najwafahrini Reply:
Januari 18th, 2012 at 04:58
@shof : hwe…mb sofi? kok bisa si nongol di sini? >___<. mohon doanya ya mb supaya tetep istiqomah :). Mbak punya blog juga kah? kalo ya minta alamatnya__
[Reply]
wow… keren… salut dah…
ShadowZ Space
[Reply]
tulisannya mantap mbak.. salam kenal
[Reply]
aku suka baget tulisana mba.. kapan” ajarin aku y.. cara nulisnya hehehe
[Reply]
najwafahrini Reply:
Januari 13th, 2012 at 21:35
@Angger Setio Panuntun : ajarin? harusnya saya gitu yang belajar dari teman-teman. insyaallah jika ada kesempatan bisa bertukar ide…salam kenal. semoga bermanfaat
@aziza : terima kasih mb. salam kenal juga. KEEP Blogging yak
[Reply]
seneng banget dan adem baca tulisan ukhti… like this
[Reply]
najwafahrini Reply:
Januari 13th, 2012 at 16:30
@jasatiket.com : adem? hehe, bacanya pasti lagi di bawah guyuran hujan. salam kenal ya, terima kasih sudah berkunjung
@rodabulat : “Dan ketika Tuhanmu memaklumkan: ‘Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih’.” (Q.s. Ibrahim: 7). semoga bermanfaat. salam kenal. terima kasih kunjungannya
[Reply]
seperti roda yang terus berputar
menulis untuk berbagi pasti tak merugi
salam
[Reply]
Selamat mbak Najwa Fahrini atas dipilihnya tulisan mbak sebagai juara kontes ekspresi blogger. Ternyata, ALLAH swt membuktikan. Ia bersama orang-orang yang berada di jalan-Nya. (Blog ini lah buktinya, krn didalamnya banyak mengandung pencerahan akan agama dan banyak ilmu yg bermanfaat). Tak salah panitia menyematkan tanda juara di blog ini, krn blog ini pantas menerimanya.
Sekali lagi selamat, :).
Tetap menebar kebaikan mbak.
[Reply]
najwafahrini Reply:
Januari 13th, 2012 at 05:43
@bowosoedadi : terima kasih. Mohon doanya. Saya td juga langsung blogwalking ke tempat njenengan. Baguss…*ngiri belum bisa bikin yang ky begitu.
[Reply]
Selamat ya mbak, telah menjadi pemenang 1 Ekspresi Blogger Indonesia.
Salam kenal.
[Reply]
najwafahrini Reply:
Januari 12th, 2012 at 22:15
@Blogger Java : doakan semoga sy tetap konsisten ngeblog dan menebar kebaikan, salam kenal juga ^___^
@Wikarso : ternyata saya juga tidak tahu, salam kenal
@tomtom : hehe, kado ultah termewah yang pernah saya dapatkan. tetep blogging dong. Sekali berkontribusi, selamanya menginspirasi
@ocehanburung : terima kasih.
*kabur mau blogwalking dulu
[Reply]
Melihat, mempelajari kriteria tulisan yang membuat juara dalam lomba blog itu seperti apa? Ooh… Ternyata seperti ini.
Selamat nih, juara!
[Reply]
selamat ya mbak, kemenangan kontesnya bisa buat kado ultahnya ne..hehhee
keep blogging
[Reply]
Keren postingannya… anda layak menang…
Salam.
[Reply]
Ritual yang oke.. eh.. tulisan yang oke..
Keep Blogging.. Keep Inspiring.. ^^
[Reply]
najwafahrini Reply:
Januari 12th, 2012 at 07:42
@siesti : eh, esti udah nongol disini. Ayo bales sms ku. tuh link yang di bawahnya script itu dipake apa? ngefek nggak kalo nggak dipasang?
[Reply]
selamat
[Reply]
najwafahrini Reply:
Januari 12th, 2012 at 07:37
@depz : terima kasih
[Reply]
ritual sebelum nge-blog ampuh, selamat sudah menjadi pemenang pertama. sukses ke depannya
[Reply]
najwafahrini Reply:
Januari 12th, 2012 at 07:40
@banana : hehe, iy terima kasih. mohon doanya supaya tetap konsisten. senangat buat njenengan juga
[Reply]
*sujud syukur
“Dan Dia memberikan rizki dari arah yang tidak disangka-sangka___(QS At Talaq 2)
Alhamdulillah…^___^ dari kemaren mau koneksi ke internet lemot banget akhirnya baru bisa buka pagi ini
teriring salam dan terima kasih banyak buat panitia lomba, dewan juri, dan dblogger di manapun berada. Met milad juga buat dblogger.
“diam menakutkan, bergerak mematikan__”
KEEP BLOGGING !!!
[Reply]
selamat menjadi juara di blog kontes seger
[Reply]
najwafahrini Reply:
Januari 12th, 2012 at 04:38
@universits terbaik : terima kasih. silakan berkunjung kembali
[Reply]
Selamat berdakwah kawan… mantap lah dengan kutipan”nya..
gaya penulisannya kreatif ga bosenin dan ga menggurui..
hafidzah Al Quran? hmm, tulisan” yang lain juga bagus,,
seperempat kuadrat nilai kehidupannya dengan ritual ngeblog sang dentist,,
[Reply]
najwafahrini Reply:
Januari 11th, 2012 at 03:51
@fidhos : Sampaikan kebaikan (bil hikmah, wa mau’idhotil hasanah). Terima kasih sudah berkunjung. Dan salam kenal ^^
[Reply]
salam dahsyat…..
salam kenal……
[Reply]
najwafahrini Reply:
Januari 9th, 2012 at 14:01
@budiluwung : salam kenal juga. terima kasih kunjungannya. AKU BISA, HARUS BISA, PASTI BISA !!!
[Reply]
ritualnya boleh juga, mbak , bisa jadiin juklak nih.
salam kenal
[Reply]
najwafahrini Reply:
Januari 9th, 2012 at 12:43
@diandono : salam kenal juga, atas testimoninya BTK, silakan berkunjung kembali ^^
[Reply]
Waduh kug bau-bau ritual.. ckckckck.. mungkin lebih tepak dikatakan etika blogger kali..
[Reply]
najwafahrini Reply:
Januari 9th, 2012 at 12:42
@Anas : kalo ritual itu bisa-bisanya saya aja menamakannya seperti itu, hehe. SEPAKAT!!! etika blogger, terdengar lebih elegan ^____^”
[Reply]
semangat yah
keren tulisannya bener2 dari hati
[Reply]
najwafahrini Reply:
Januari 9th, 2012 at 12:48
@asmarie : salam (senyum) semangat juga. blognya njenengan juga keren. salam kenal
[Reply]
menjadi blogger itu nggak cuma ngeblog, kan?
Salam kenal…
[Reply]
najwafahrini Reply:
Januari 9th, 2012 at 12:54
@anazkiaaja : emm….iya sih, menjadi blogger g cuma ngeblog. Yang kerja ya tetep kerja, yang sekolah ya tetep sekolah, yang masak ya tetep masak…hehe. saya jadi kepikiran sama testimoninya njenengan, makanya tak googling. semoga bermanfaat
definisi blog yg sy ambil dr staff.blog.ui.ac.id : blog/weblog merupakan pikiran pribadi seseorang, jurnal online, koleksi link, buku harian online sebagai cerminan pribadi seseorang. sedangkan blogger adalah subjeknya
[Reply]
kalo bahasa sana mengatakan itu sudah,,,hhehehe
yg artinya bagus sekali cerita dalam pikirannya….
[Reply]
najwafahrini Reply:
Januari 8th, 2012 at 18:06
@fajrinalfaj : maksud dr sana mengatakan itu sudah? sy ndak nyambung. mohon penjelasan, n terima kasih sudah berkunjung ^^
[Reply]
Bukan hanya radit yang sudah berhasil membukukan kumpulan tulisan blognya.
tuk semangat ngeblog semangat berkarya.
[Reply]
najwafahrini Reply:
Januari 8th, 2012 at 03:13
@Baha Andes : makanya cuma kak radit yang namanya tak culik, kalo diculik semua nanti mereka g bisa ngeblog, hehe (garingggg). semangat berkarya juga…terima kasih sudah berkunjung
[Reply]
Waow… Mengingat ALLAH swt di segala hal bisa membantu untuk mempermudah apa yang kita lakukan. Subhanallah.
[Reply]
najwafahrini Reply:
Januari 8th, 2012 at 03:15
@bowo soedadi : betul…betul…betul…^____^
“Maka ingatlah kepada-Ku. Aku pun akan ingat kepadamu. Bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu ingkar kepada-Ku “(Al Baqarah 151)
terima kasih testimoninya.
[Reply]
siiiiiiip…… untuk ku kah tulisan ini….???? (GR banget sih….)
maturnuwun yaaa…. aku pengen bisa bikin blog… tapi belum PD Djeng… gimana dong?
[Reply]
najwafahrini Reply:
Januari 7th, 2012 at 15:58
@bunda Qq&Nindy : buat bunda boleh deh…kalo ditunggu PD nya gak bakal datang. Saya yakin yang berpengalaman lebih banyak idenya. Nanti insyaallah sy akan jadi pengunjung setia blognya bunda ^___^
hemmm…di kos saya lagi bau duren. Wangi gitu…Sayangnya saya cuma suka sama baunya aja. Tuh kan jadi terinspirasi sesuatu, lanjutkan…!!!
[Reply]